Tampilkan postingan dengan label offset. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label offset. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2012

Computer To Plate ( CTP )




Computer to Plate (CTP) adalah sebuah teknologi pencitraan yang digunakan dalam proses pencetakan modern. Dalam teknologi ini, gambar dibuat dalam sebuah aplikasi Desktop Publishing (DTP) dan di output langsung ke pelat cetak. Berbeda dengan teknologi terdahulu dimana file computer di output ke bentuk film, dan film ini kemudian digunakan untuk membuat pelat cetak.

CTP memiliki beberapa keunggulan dibandingkan platemaking konvensional. Dengan CTP, kebutuhan untuk film dan bahan kimia pengembang terkait dihilangkan . CTP meningkatkan ketajaman dan detail gambar pada plate. CTP menghindari potensi kerugian dalam kualitas yang mungkin terjadi selama pemrosesan film, termasuk goresan dalam film, dan variasi dalam eksposur. Pelat diproduksi dalam waktu yang lebih singkat, lebih konsisten, dan dengan biaya lebih rendah. CTP juga dapat meningkatkan register dalam proses cetak.

Sistem CTP secara signifikan dapat meningkatkan output produksi plat
e. Platesetter untuk produksi surat kabar dapat di output hingga 300 plat per jam pada 1270 dpi (titik per inci), sedangkan untuk aplikasi komersial sistem CTP bisa output 60 plate pada  2400 dpi .


sumber gambar : www.yildizmatbaasi.com

Selasa, 13 Maret 2012

Packaging Contributions


Dalam sebuah industri, packaging suatu produk memegang peranan yang penting. Packaging merupakan pembungkus suatu produk yang akan dijual/ didistribusikan. 

Berikut ini saya coba menjabarkan beberapa kontribusi suatu packaging.
1.       Added Value
Packaging akan memberi nilai tambah suatu produk. Orang akan cenderung memilih produk dengan melihat bungkusnya terlebih dahulu. Penampilan bungkus yang menarik akan memberi nilai jual yang tinggi suatu produk.

Dibandingkan dengan yang diatas, kemasan teh yang ini mempunyai nilai lebih.
 
2.       Product Identity
Kita bisa mengenali suatu produk biasanya dari packagingnya.  Suatu produk akan dikenal melalui tampilan packagingnya.
3.       Brand Image
Suatu packaging yang menarik akan memberi suatu brand image sendiri.
Contohnya mobil Ferrari yang sangat kental dengan warna merahnya. Atau rokok Marlboro dengan warna packaging merah dan putih.

Ferrari yang sangat identik dengan warna merah

Rokok marlboro dengan desain yang sangat dikenal

4.       Protection during Shipping
Packaging harus memberikan proteksi terhadap suatu produk yang dibungkusnya. Bahkan produk tertentu membutuhkan packaging yang tahan gores, tahan gesek dan tahan terhadap tingkat kelembaban tertentu.


5.       Sales Increament
Penampilan packaging yang bagus akan menarik minat orang untuk membeli, dan akan berdampak bagi peningkatan penjualan produk tersebut.


(tulisan disusun dari seminar Trend Offset Packaging Industry by DIC tgl 3 Maret 2012)

Jumat, 24 Februari 2012

Mengenal Jenis-jenis Kertas dalam Cetak Offset


Ada beberapa jenis kertas yang dipakai dalam percetakan .
1.       Art Paper
Jenis kertas ini mempunyai tekstur permukaan yang licin dan halus. Biasa digunakan untuk mencetak brosur, majalah atau catalog.
Gramaturnya mulai dari 85 gr, 100 gr, 115 gr, 120 gr dan 150 gr.

2.       Art Cartoon
Kertas jenis ini krakteristiknya sama dengan art paper, hanya lebih tebal. Biasa dipakai untuk mencetak kartu nama, cover buku, brosur, paperbag , map dan lain sebagainya.
Gramaturnya mulai 190 gr, 210gr, 230 gr, 260 gr, 310 gr, 350 gr, 400 gr.

3.       Ivory
Ivory hamper sama dengan art carton, tetapi ivory hanya mempunyai satu sisi licin, sisi yang lain tanpa coating. Ivory banyak digunakan untuk paperbag, dos-dos kosmetik. Karkteristiknya cukup tebal.
Gramaturnya 210 gr, 230 gr, 250 gr, 310 gr, 400 gr.

4.       Dupleks
Jenis kertas ini memiliki satu sisi putih dan sisi yang lain berwarna abu-abu. Sisi putih ada yang coated dan ada juga yang non coated. Kertas ini umum dipakai untuk pembuatan dos packaging makanan maupun obat-obatan.
Gramaturnya mulai 250 gr, 270 gr, 310 gr, 350 gr, 400 gr, 450 gr, dan 500 gr.

5.       HVS
Jenis bahan kertas yang memiliki permukaan kasar. Biasa digunakan untuk fotocopy atau printer. Biasanya untuk mencetak buku.
Gramaturnya mulai  dari 60 gr, 70 gr, 80 gr, 100 gr.

6.       Samson Kraft
Bahan kertas yang berasal dari proses daur ulang, memiliki warna coklat. Biasa dipergunakan untuk membuat paperbag dan bungkus.
Gramaturnya yang sering dipakai 70gr dan 80 gr.

7.       BC
Jenis kertas ini memiliki tekstur yang halus namun tidak coated. Tersedia dalam beragam warna. Bisa digunakan untuk mencetak kartu nama, sertifikat dan lain-lain.
Gramaturnya yang biasa dipakai 160 gr, 220 gr, 250 gr.

8.       Yellow Board
Jenis kertas ini cukup tebal, biasa digunakan untuk rangka dalam suatu undangan hard cover. Kertas ini tidak bisa dicetak offset, biasanya dilapis dengan art paper atau dupleks.
Kertas ini dibedakan berdasarkan ketebalannya, biasanya disebut YB 30 dan YB 40.

9.       Fancy Paper
Jenis kertas dengan beragam warna dan karakteristik. Umum digunakan untuk membuat undangan.  Ada banyak jenisnya seperti millennium, jasmine, java emboss, Hawaii dan lain-lain.
Gramaturnya juga cukup beragam mulai dari 80 gr, 100 gr, 220 gr, 300 gr.

10.   Corugoated
Jenis kertas bergelombang untuk dos packing seperti dos indomie, dos computer dan lain sebagainya. Sama halnya dengan yellow board, kertas ini biasanya ditempel dengan kertas lain.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...